KULIAH 1

Risalah perkuliahan 1

Arsitektur Nusantara

Heru Subiyantoro

Topik :

Membaca Arsitektur


Mengartikan kegiatan membaca

Kegiatan ’membaca’ secara umum diartikan dalam konteks membaca tulisan atau teks. Membaca berarti memahami suatu kondisi, keadaan, obyek yang diwakili oleh sebuah atau sekelompok simbol yang membentuk persepsi pembaca. Jika seorang pembaca melakukan pemahaman terhadap suatu teks maka proses tersebut tidak akan terlepas dari kegiatan mempelajari konteks dari bahan bacaan tersebut.

Sehubungan dengan pembacaan(=pengkajian/mempelajari?) teks tersebut, padanan kondisi tersebut pada arsitektur (bangunan) mempunyai pertalian yang lebih kompleks. Hal tersebut disebabkan karena arsitektur (bangunan) merupakan eksistensi dari kondisi, keadaan, nilai-nilai yang mungkin sangat kompleks (multidimensi). Berbicara arsitektur akan membawa kita dalam terminologi tentang peng-hadiran sebuah (sekelompok) obyek bangunan. Tentu penghadiran tersebut melalui proses teknis yang biasa disebut dengan ’membangun’. Membangun berarti menyusun elemen-elemen yang menyangkut unsur pembentuk obyek tersebut dalam hal ini arsitektur (bangunan).

Josep Priyotomo melakukan proses membaca dalam konteks peng-hadiran obyek arsitektur(bangunan)

Josep Priyotomo memahami perilaku ’membaca’(=mengkaji/mempelajari ?) ini dengan cara pendekatan yang dimulai dengan proses peng-hadiran obyek arsitektur tersebut. Sehingga menghasilkan konteks pem-bacaan berdasarkan kehadiran obyek arsitektur(bangunan) tersebut mulai dari awal sampai dengan akhir (hasil karya). Pertapakan, perangkaan, persungkupan, persolekan mempunyai pertalian dalam hal kehadiran unsur-unsur pembentuk arsitektur(bangunan) yang merupakan tahap proses peng-hadiran dari obyek arsitektur tersebut.

Simbolisasi dalam langkah-langkah penyusunan bangunan

Dalam arsitektur nusantara pembangunan di pahami sebagai proses penyusunan yang berusaha untuk memberikan pemaknaan dalam setiap langkahnya. Sehingga dikenali dalam setiap proses pengelolaan konstruksi atau pembangunan beberapa simbolisasi dalam setiap langkah.

Wilayah kajian (pembacaan) obyek arsitektur

Menurut Josep, pengkajian (=pembacaan) arsitektur mempunyai 4 wilayah pembagian yang diberi istilah ’golongan’. Hal tersebut dimaksudkan agar memberi pemahaman bahwa masing-masing golongan tersebut tidak tergantung dalam teknik pengkajian-nya. Masing-masing golongan dapat secara mandiri dibahas , tidak terikat dalam urut-urutan, dapat saja bersamaan secara paralel, tanpa harus menunggu golongan lain selesai dibahas. Sehingga golongan tersebut, seperti dijelaskan sebelumnya, mempunyai wilayah pertapakan, wilayah perangkaan, wilayah persungkupan, dan wilayah persolekan. Secara umum pengkajian (=pembacaan) dimulai dengan golongan persolekan. Hal tersebut dikarenakan kita berhadapan dengan benda yang sudah jadi, sudah rampung dalam pembangunannya.

Membaca(=mengkaji) arsitektur dipadankan dengan membaca (=mengkaji) teks.

Membaca arsitektur menurut Josef P, dipadankan dengan membaca teks. Hal tersebut sebenarnya tidak lepas dari pemahamannya bahwa membaca diartikan sebagai mengerti arti dari suatu susunan suatu obyek perantara komunikasi. Meskipun harus dipertanyakan lagi tentang arti ’pengkajian’ dan ’pembacaan’

Persoalan penting yang menjadi fokus dari membaca teks atau arsitektur adalah atmosfer yang muncul dalam setiap komposisi teks ataupun arsitektur. Dunia pemikiran dalam terbentuknya sebuah teks masing-masing mempunyai ciri dan kondisi yang berbeda-beda. Demikian juga dalam sebuah simbolisasi arsitektur mempunyai latar belakang dan konteks yang spesifik dalam proses pembangunannya.

Hal tersebut menjadi faktor pengaruh dalam mengartikan posisi ’membaca’ menjadi memberikan interpretasi terhadap suatu obyek yang sudah rampung dari suatu hasil persolekan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s