TANGGAP ALAM BANGUNAN; KAMIICHI MOUNTAIN PAVILION, JEPANG (1)


entrance1

Toyama City

Pendahuluan

Obyek kasus yang menjadi bahasan untuk desain lingkungan termal ini mempunyai posisi dan bentuk yang cukup unik. Dari beberapa eksplorasi obyek yang telah kami lakukan Kamiichi merupakan salah satu obyek yang mempunyai karakteristik menyangkut lingkungan yang ditempati dan juga bentuk yang muncul akibat adanya pilihan-pilihan keputusan yang mempertimbangkan spek-aspek genius lokasinya. Dari referensi yang didapat visualisasi tentang lingkungan tempat bangunan ini berada juga memberikan pertimbangan pemilihan.

fig0004Tujuan dari eksplorasi ini juga mengenali karakteristik lingkungan yang mempengaruhi eksistensi bangunan ini. Melihat tampilan bangunan yang muncul memberikan gambaran lingkungan yang terdapat di lokasi pavilion ini mempunyai pengaruh yang kuat. Bentuk yang hamper menghilangkan bagian atap, secara sekilas sangat sulit untuk dibedakan antara atap dan dinding bangunan.

Geografi Toyama

Dari data yang didapat dari situs word climate.com , kota Toyama[1] mempunyai posisi 36.42°N 137.13°E dengan ketinggian dari permukaan laut 9m / 29 feet. Dari posisi latitude tersebut jika dilihat dari klasifikasi Koppen termasuk dalam temperate. Namun jika dilihat dari peta satelit posisi ini dalam cold temperate. Vegetasi yang hidup termasuk dalam zone mountain vegetation, dengan latitude 35-60 sub-zones Alpine. Kota Toyama termasuk dalam pulau Honshu, Jepang, tempat dari kota-kota besar seperti Tokyo dll. Toyama berbatasan langsung dengan pantai yang menghadap laut Jepang. Namun posisinya juga terlindung oleh semenanjung, sehingga posisinya berada pada teluk. Hal tersebut dapat dilihat tdari data ketinggian dari permukaan laut yang hanya 9 meter atau 29 feet.

Sebelah utara dari Toyama adalah pantai yang menghadap ke laut Jepang, sedangkan daerah selatan dan dikelilingi oleh pegunungan. Wilayah barat berbatasan dengan Ishikawa. Secara teknis Toyama berada didataran rendah dan secara umum karena Jepang banyak dikelilingi oleh gunung yang aktif, maka gempa merupakan kondisi yang umum terjadi. Melihat obyek yang berada disekitar pegunungan ini memberikan gambaran posisi bangunan tersebut berada dilereng gunung Tsurugi yang memang mengelilingi kota Toyama.

24-hr Average Temperature[2]

Jan

Feb

Mar

Apr

May

Jun

Jul

Aug

Sep

Oct

Nov

Dec

Year

°C

2.2

2.6

5.8

12.1

16.9

20.7

24.5

26.5

22.0

15.8

10.2

5.6

13.9

°F

36.0

36.7

42.4

53.8

62.4

69.3

76.1

79.7

71.6

60.4

50.4

42.1

57.0

--- WORLD CLIMATE ---Source: TOYAMA data derived from GHCN 1. 115 months between 1981 and 1990

Temperatur

Jika kita lihat data temperatur rata-rata pada tabel diatas merupakan rata-rata data yang diambil dari 115 bulan antara tahun 1981 dan 1990, jadi yang perlu kita cermati sebenarnya adalah data tersebut sebenarnya tidak terlalu mewakili cuaca harian yang terjadi diwilayah Toyama ini. Dalam penjelasan dibawah ini diberikan paparan baik secara makro dan iklim secara mikro yang mempengaruhi kondisi harian di Toyama.[3]

Gbr. Peta Topografi dari Kota Toyama dan sekitanya

toyama2Temperatur yang umum terjadi di Toyama mempunyai kecenderungan dingin dikarenakan bulan-bulan antara Mei-Oktober berada diatas 15 derajat Celcius sampai dengan maksimal rata-rata pada bulan Juli sebesar 26,5 derajat Celcius. Selain bulan tersebut temperature berada dibawah 15 derajat Celcius. Suhu tersebut diatas merupakan suhu rata-rata yang terdapat dikota Toyama. Tentunya kondisi tersebut masih dipengaruhi oleh iklim mikro dari lokasi tertentu. Seperti Obyek Kamiichi Mountain pavilion ini secara logis mempunyai konsekuensi temperatur lokal yang lebih rendah. Bulan Oktober sampai dengan Januari mempunyai suhu yang sangat dingin sehingga memungkinkan air membeku dan terbentuk salju yang menutupi lingkungan pegunungan ini.

Tabel  Day Forecast for Toyama [4]

Sabtu

Minggu

Senin

Selasa

Rabu

53° F | 44° F
12° C | 7° C

57° F | 42° F
14° C | 6° C

53° F | 33° F
12° C | 1° C

59° F | 42° F
15° C | 6° C

50° F | 33° F
10° C | 1° C

Dengan adanya salju dan bekuan es maka bangunan ini mempunyai karakteristik atap yang sangat curam, atau dapat dikatakan cenderung menyatu dengan dindingnya. Beberapa catatan penting yang dapat diperoleh dari pengamatan bulan Maret ini, kondisi riil saat ini berdasarkan pada stasiun pemantau cuaca , memberikan data kecenderungan hujan dengan suhu antara 1 derajat Celcius sampai dengan 15 derajat Celcius.

Didaerah yang agak tinggi berdasarkan pemantauan tanggal 23 maret 2007, dari stasiun Toyama JP, yang mempunyai ketinggian 27 meter/ 89 ft, tercatat data suhu sebesar 12 derajat Celcius dan data lainnya seperti tabel berikut.

Tabel data cuaca pada tanggal 23 Maret 2007

Kelembaban:

38%

Titik Embun:

28 °F / -2 °C

Angin:

17 mph / 28 km/h / 7.7 m/s from the Arah Selatan

Wind Gust:

29 mph / 46 km/h / 12.9 m/s

Tekanan:

29.98 Inch / 1015 hPa

Jarak Pandang:

6.2 Mil / 10.0 Kilometer

UV:

1 out of 16

Clouds:

Few 10000 ft / 3048 m

(Above Ground Level)

Wilayah ini termasuk yang mempunyai kelembaban yang bervariasi antara 50% sampai dengan 80 % dalam rata-rata makro . Namun seperti jenis iklim sub tropical lainnya rentangnya bisa saja dapat berubah banyak dalam tingkat iklim mikro terutama dimusim winter. Dalam kondisi tersebut diatas kota Toyama mempunyai cuaca mendung sebagian.

Topografi

Gbr. Sun path pada wilayah dengan latitude 35 derajat sebagai pembanding

fig0003Permukaan bumi mempunyai pengaruh yang besar terhadap iklim mikro dari suatu tempat(Santamoris,1996). Kota Toyama sendiri berada pada kondisi topografi yang unik, karena berada diantara laut dan pegunungan. Obyek bangunan pavilion ini berada pada posisi dibawah pegunungan, tentu mempunyai konsekuensi terhadap temperatur. Penurunan suhu satu derajat bisa terjadi dalam rentang ketinggian yang cukup kecil rentangnya.

Posisi latitude dari Toyama yang berada disebelah utara equator membuat semakin sedikitnya sinar matahari yang dapat diterima. Wilayah selatan dari Toyama yang dikelilingi oleh pegunungan juga menjadi faktor penentu semakin rendahnya temperatur , karena sinar matahari tidak terlalu banyak diterima. Dengan posisi latitude 36 derajat arah utara maka kemungkinan proses penghimpunan panas matahari yang diterima juga sangat sedikit. Jika dilihat peredaran matahari jalurnya berada diselatan, sebab posisi latitude Toyama berada di utara equator, dengan rentang waktu tertentu. Bulan Juni-Juli mempunyai sun path cukup panjang. Hal tersebut menjelaskan kenapa rata-rata temperatur sekitar bulan Juli paling tinggi seperti data temperatur.

Kelembaban

Kelembaban di wilayah ini mempunyai rentang antara 50 % sampai dengan 80 %. Jika kita lihat pada peta kelembaban sebagian besar Jepang dalam rentang kelembaban ini. Sehubungan dengan kelembaban tersebut terdapat aspek penting juga di Toyama ini tentang suhu dari dewpoint atau suhu dimana terdapat tingkat kejenuhan didalam udara sehingga terjadi hujan, yaitu antara minus 10 derajat Celsius sampai dengan 5 derajat Celsius.

Jika kita melihat perubahan yang terjadi antara siang malam didaerah Toyama, berdasarkan pengukuran distasiun cuaca berketinggian 27 meter, peluang untuk hujan sangat besar sekali. Perubahan antara siang dan malam cenderung cepat besarnya kelembaban dan suhu yang berlangsung. Hal tersebut tidak terlepas dari pengaruh ilim mikro dari wilayah ini. Dan mungkin dari statu daerah tertentu seperti daerah dekat pantai yang mempunyai ketinggian elevasi 9 meter sangat berbeda jauh dengan daerah yang mempunyai elevasi 27 meter diatas permukaan laut.

Salju

Musim Salju merupakan salah satu karakteristik yang terkenal didaerah pegunungan Tsurugi. Kota Toyama merupakan daerah yang menjadi bagian dari wilayah yang berhubungan dengan dengan pegunungan Tsurugi. Kurang lebih selama setengah tahun wilayah ini selalu diliputi salju. Sehingga banyak sungai-sungai yang merupakan tempat mengalirnya air akibat es yang mencair. Terkadang memang masih bercampur dengan bongkahan es yang sedang mengalami proses meleleh. Posisi dari Kamiichi pavilion inipun terletak ditepian sungai yang biasa mengalirkan meltwater. Sehingga setiap waktu pada musim salju sungai ini akan tertutup oleh salju.

Pegunungan Tsurugi merupakan salah satu pegunungan yang terkenal akan saljunya. Banyak para pendaki gunung salju yang melakukan acara pendakian ke wilayah ini. Wilayah-wilayah yang berdekatan dengan daerah pegunungan merupakan daerah yang secara langsung juga mempunyai iklim dan cuaca mengikuti iklim pegunungan ini. Kenapa sangat dipengaruhi oleh pegunungan Tsurugi ? Kita dapat membayangkan bagaimana ketika es tersebut mencair dan terbawa menuju ke area hilir. Tentunya es yang mencair tersebut mempunyai kemampuan menyerap panas yang ada disekitarnya , sehingga membuat suhu disekitarnya menjadi turun dan suasana jadi dingin. Justru ketika cahaya matahari mulai melelehkan bagian atas pegunungan meltwater akan terbawa menuju ke daerah yang lebih rendah sehingga menjadi materi yang menerap segala energi panas yang dilewatinya. Termasuk disini adalah daerah didataran yang yang lebih rendah.


[1] Wilayah ini adalah daerah kota yang dekat dengan teluk Toyama, yang berada pada elevasi 9 meter, posisi ini akan berbeda dengan tempat pengukuran dari stasiun cuaca yang berda pada ketinggian 27 meter.

[2] Rata-rata temperatur ini diambil dalam rentang waktu cukup lama yaitu 115 bulan antara 1981 s.d.1990

[3] Lihat bahasan tentang hubungan dengan kelembaban

[4] Forecast dihitung dari saat pengukuran hari Jum’at, tanggal 23 Maret 2007, yang berwarna merah merupakan suhu pada siang hari, sedangkan biru adalah suhu pada waktu malam hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s