Bagaimana Meng-awali Merancang Arsitektur ? [3] : Isu-isu yang relevan

scan0187

Bagaimana jika fakta dan data yang sudah kita rangkum sudah relatif lengkap dan layak dianalisis ? Beberapa teknik memulai merancang mungkin telah kita ketahui secara umum. Namun hal penting yang harus dikerjakan setelah data dan fakta lengkap adalah memulai membuat grup-grup persoalan menjadi peta permasalahan. Peta permasalahan tersebut yang akan dapat menghasilkan beberapa isu yang penting untuk diselesaikan dan dijadikan “tema” rancangan kita.

Kelompok permasalahan tersebut dapat dirupakan dalam bentuk pernyataan ataupun pertanyaaan. Kelompok permasalahan tersebut akan kita seleksi untuk mendapatkan ide “tema” yang menarik kita jadikan dasar rancangan kita. Tema-tema tersebut dirupakan dalam bentuk isu-isu yang relevan menjadi bahan rancangan. Apakah yang termasuk isu-isu yang relevan itu ? Jika kita melakukan kategorisasi isu-isu sebenarnya bisa mengikuti cara yang dilakukan saat menyusun fakta-fakta arsitektur. Secara prinsip terdapat 2 fakta , yaitu fakta tradisional dan non-tradisional arsitektur. Fakta tradisional meliputi semua fakta yang telah biasa dibahas dalam dunia arsitektur. Sedangkan non-tradisional merupakan fakta diluar yang biasa dibahas dalam arsitektur. Sebagai ilustrasi fakta tradisional adalah kondisi lahan, sirkulasi, tata lahan, dan seterusnya. Sedangkan non-tradisonal bisa meliputi aspek keilmuan diluar arsitektur seperti masalah psikologi, kesehatan, dan lain sebagainya.

Berdasarkan hal tersebut maka isu juga dapat berakar dari pemilahan tersebut diatas. Rumusan secara detail tentang isu dapat dijadikan “tema” rancangan arsitektur kita. Sehingga isu-isu yang relevan sebaiknya memang berakar dari rangkain fakta yang sudah kita kenali mulai awal.

One thought on “Bagaimana Meng-awali Merancang Arsitektur ? [3] : Isu-isu yang relevan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s